Pemprov DKI Hitung Anggaran Renovasi Jakarta Islamic Centre, Buka Peluang Dana CSR

By Admin


Jakarta Islamic Centre (JIC)
nusakini.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah cepat untuk memugar kembali kompleks Jakarta Islamic Centre (JIC) di Koja, Jakarta Utara, yang sempat terdampak musibah kebakaran. Saat ini, kepastian mengenai besaran anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan fasilitas keagamaan dan pendidikan tersebut sedang dalam tahap pengkajian intensif.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa proyek perbaikan ini menjadi salah satu prioritas intervensi pemerintah daerah. Pihaknya mengakui adanya keterlambatan momentum pengerjaan fisik pada masa sebelumnya, sehingga pembenahan kawasan dinilai perlu segera direalisasikan.

"Untuk Islamic Center atau masjid yang ada di Jakarta Utara, sekarang sedang dalam proses perhitungan untuk segera dilakukan perbaikan dan renovasi. Karena sudah terlalu lama tidak dikerjakan," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta pada Kamis (16/7/2026).

Selain mengandalkan alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemprov DKI Jakarta juga membuka ruang bagi sektor swasta untuk berpartisipasi dalam pemulihan pusat kegiatan Islam ini. Skema kemitraan yang ditawarkan salah satunya melalui pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Pramono mengonfirmasi bahwa sudah ada komitmen awal dari pihak eksternal yang menyatakan ketertarikannya untuk mendukung pembiayaan proyek pemugaran JIC. Kendati demikian, identitas korporasi maupun lembaga mitra tersebut masih dirahasiakan hingga kesepakatan resmi tercapai.

"Nanti pihak luarnya akan saya sampaikan. Sebagai bagian untuk apa, kalau di swasta kan ada CSR, tapi itu kurang lebih seperti itulah," pungkas Pramono.

Melalui langkah pemulihan ini, fungsi pelayanan ibadah, kajian keagamaan, serta aktivitas sosial-pendidikan di Jalan Kramat Jaya diharapkan dapat segera kembali berjalan optimal tanpa kendala infrastruktur. (*)